Selasa, 29 November 2011

KIR SMAN 31 jakarta

nah di ekskul 31 banyak banget jenis ekskulnya seperti voli, vogue, PMR, merpati putih dll tetapi ekskul yang banyak peminatnya & berhubungan dengan IPA itu adalah ekskul KIR ( Karya Ilmiah Remaja ). di ekskul ini selain bisa untuk membuat suatu karya ilmiah, siswa dilatih untuk bisa kreatif, jujur, bertanggung jawab, pemberani, skeptip, obyektif, toleran dan yang tidak kalah pentingnya itu adalah bisa berinovasi menciptakan suatu karya

tentang KIR 
KIR kadang kala disebut juga dengan sebutan Karya Ilmiah Remaja / Youth Science Club.
KIR merupakan Organisasi Ekstrakulikuler yang bergerak di bidang Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dimana dari hasil Penelitian tersebut diharapkan menghasilkan suatu Karya Ilmiah.
KIR ditujukan untuk siswa yang berusia 12 – 21 tahun, Adapun Jenis KIR diantaranya :
vTingkat Intra Sekolah
Tingkat SMP
Tingkat SMA
vTingkat Antar Sekolah
KIRJU, KIRJAS, KIRPUS, KIBAR, FOSCA, dll.
 
Sejarah KIR 
 
Latar Belakang didirikannya KIR berdasarkan hasil : Konferensi Anak - anak Dunia (Children of World Conference) yang diselenggarakan oleh UNESCO (Salah satu Badan / Organisasi PBB yang mengurusi Pendidikan, Iptek, dan Kebudayaan) pada tahun 1963 bertempat Grenobel Perancis
Butir hasil Konferensi tersebut salah satunya “Diperlukannya pendidikan IPTEK di luar sekolah”. Mengingat pentingnya hasil konferensi itu, maka banyak negara di dunia, termasuk Indonesia menyelenggarakan pendidikan di luar sekolah melalui “Youth Science Club” yang kemudian dikenal dengan “Kelompok Ilmiah Remaja
Di Indonesia, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) memperkenalkan KIR dikalangan sistem pendidikan pada tahun 1969, dua tahun setelah LIPI berdiri, yakni 1967.
 
Visi & Misi KIR
 Visi :
Menciptakan sebuah komunitas sains di sekolah sebagai tempat membentuk dan mengembangkan pribadi saintis sejati yang nantinya dapat mengambil andil dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban manusia.


Misi :
Mencerdaskan siswa-siswi SMAN 31 yang diikuti oleh ketakwaan kepada Tuhan YME
Membentuk pribadi saintis yang cakap, terampil, dan terlatih
Menggali kreatifitas dan inovasi-inovasi yang hasilnya nanti dapat diaplikasikan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari
Membudayakan remaja untuk memiliki rasa ingin tahu, cinta ilmu, dan suka membaca
 
Prestasi yang diperoleh : 
 
Juara 2 lomba web design Universitas Sahid Jakarta 2008
Juara 2 lomba cipta Pangan pengganti tepung terigu Universitas Indonesia 2008
Finalis ISPO tahun 2009 dan 2010
Juara 3 Injection  Scooter SMA Negeri 14 Jakarta
Juara 2 LKIR SMAN 01 Tangerang
Juara 3 Lomba Karya Tulis SMAN 26 Jakarta
Peserta Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRNAS)
Finalis Olimpiade Biologi di Universitas Yarsi
 
 
 
 


 

tentang SMAN 31 Jakarta

Sejarah berdirinya SMAN 31 Jakarta


didirikan pada tahun 1978 di atas lahan + 8120 m2 yang merupakan milik Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, terletak di Jalan Kayumanis Timur No. 17, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Wilayah Jakarta Timur. Kepala SMA Negeri 31 yang pertama dipimpin oleh Drs. R. Pasaribu sampai dengan tahun 1981. SMA Negeri 31 adalah pecahan dari SMA Negeri 5 menjadi SMA Negeri 22 dan SMA Negeri 31. Gurunya sebagian ada yang dari SMA Negeri 22 dan SMA Negeri 31, sedangkan muridnya murni dari penerimaan murid baru.
Selanjutnya pada tahun 1981 – 1983 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. Subroto, tahun 1983 – 1987 dipimpin oleh Dra. Retty Surjanah. Pada saat inilah nama dari SMA Negeri 31 melambung tinggi keseluruh pelosok nusantara, dikarenakan  beberapa prestasinya yang diraih oleh SMA Negeri 31 sangat memuaskan yaitu, lulusan SMA Negeri 31 yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hamper mencapai 95 %.
Seluruh kegiatan ektrakurikuler seperti PMR, Pramuka selalu membawa nama baik Provinsi DKI Jakarta. Kemudian pada tahun 1987 – 1992 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. H. Maksum Habibi, tahun 1992 – 1994 dipimpin oleh  Drs. B. Manurung, tahun 1994 – 1997 dipimpin oleh Drs. Sujono Kuslan, pada saat inilah gedung SMA Negeri 31 direnovasi total oleh Pemerintah DKI Jakarta. Seluruh proses KBM sementara menumpang di SDN Kebon Manggis Matraman Jakarta Timur. Kemudian tahun 1997 – 2000 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. P. Parman AS. P, tahun 2000 – 2006 Dra. Hj. Sutinah Dwiastuti, M.Sc. tahun 2006 -sekarang SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. H. Asmuni Hasan.
SMA Negeri 31 Jakarta cukup terkenal di DKI Jakarta karena aktivitas kegiatannya, baik dibidang intrakulikuler maupun ekstrakurikuler cukup memuaskan dan dikenal oleh masyarakat. Prestasi lain yang telah dicapai oleh SMA Negeri 31 Jakarta untuk jurusan bahasa SMA Negeri 31 mendapat kesempatan rangking III di DKI Jakarta dan hampir setiap tahunnya mengirimkan tiga orang siswa ke Negara Jerman.
SMA Negeri 31 mempunyai 33 kelas belajar dengan jumlah murid  1324 orang, 125 guru dan karyawan, 65 guru honor, 45 guru tetap. Saat ini SMA Negeri 31 terus berbenah agar bisa kembali menjadi SMA unggulan seperti tahun – tahun awal berdirinnya.

Sarana & Prasarana

No. JENIS RUANG JUMLAH
1 Ruang Belajar 33 ruang
2 Ruang Laboratorium IPA 3 ruang
3 Ruang Lab Bahasa 3 ruang
4 Ruang Lab Komputer 3 ruang
5 Ruang Guru 1 ruang
6 Ruang Perpustakaan 1 ruang
7 Ruang BK 1 ruang
8 Ruang Kepala Sekolah 1 ruang
9 Ruang Wakil Kepala Sekolah 1 ruang
10 Ruang Komite 1 ruang
11 Ruang Tata Usaha 1 ruang
12 Ruang Percetakan/foto copy 1 ruang
13 Ruang Audio Visual 1 ruang
14 Ruang Studio Musik 1 ruang
15 Ruang OSIS 1 ruang
16 Ruang UKS 1 ruang
17 Ruang Alumni 1 ruang
18 Ruang Klinik Bidang Studi 1 ruang
19 Ruang Keputrian 1 ruang
20 Ruang Rokris/Rokat 1 ruang
21 Ruang Rohis 1 ruang
22 Tempat Ibadah (Masjid) 1 buah
23 Lapangan Basket 1 buah
24 Lapangan Bulutangkis 2 buah
25 Lapangan Volly 1 buah
26 Lapangan Futsal 1 buah
27 Panggung Teater 1 buah
28 Ruang Serbaguna/Aula 1 buah
29 Toilet Siswa 36 kamar
30 Ruang Satpam 1 ruang
31 Kantin 1 buah
32 Koperasi 2 Ruang
33 Gedung Serba guna/menza 1 buah




My Class (ikan sepat)